TUNGKAL ILIR – Angin segar pembangunan di Kecamatan Tungkal Ilir kembali berhembus. Anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat dari Dapil I, Jamal Darmawan, S.E., M.M., memilih untuk "menjemput bola" dengan turun langsung ke tengah warganya di Kantor Kelurahan Tungkal II, Rabu (4/11/2026).
Dalam kegiatan Reses Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 ini, Jamal tidak datang sendirian. Ia membawa serta "pasukan" teknis dari Dinas Sosial, BKAD, hingga Bapperinda. Kehadiran unsur perencana daerah (Bapperinda) ini menjadi sinyal kuat bahwa setiap keluhan dan harapan warga tidak akan berakhir di meja rapat semata, melainkan langsung dikawal masuk ke dalam dokumen perencanaan anggaran.
Sinergi Lintas Sektor
Suasana reses kali ini terasa berbeda. Tidak ada sekat antara wakil rakyat dan rakyatnya. Lurah Tungkal II, Sumartono, S.Ap., bersama para tokoh agama, alim ulama, hingga unsur pemuda tampak antusias menyampaikan uneg-uneg mereka.
"Kehadiran Pak Jamal bersama dinas-dinas teknis menunjukkan keseriusan. Ini bukan lagi soal janji, tapi soal eksekusi. Sinergi antara legislatif, pemerintah desa, dan OPD adalah kunci percepatan pembangunan di Tungkal Ilir," ujar salah satu tokoh masyarakat yang hadir.
Dari Suara Warga Menjadi Kebijakan
Jamal Darmawan menegaskan bahwa reses ini adalah "telinga" bagi masyarakat. Ia membuka ruang seluas-luasnya bagi warga untuk bicara soal pelayanan publik, infrastruktur, hingga bantuan sosial.
"Reses adalah instrumen vital. Kami mencatat, memverifikasi, dan memperjuangkan. Apa yang menjadi skala prioritas hari ini, akan kami kawal agar selaras dengan kemampuan anggaran dan regulasi yang berlaku," tegas Jamal di hadapan ratusan warga yang hadir.
Harapan untuk Tanjung Jabung Barat
Momen ini menjadi pembuktian bahwa fungsi perwakilan DPRD berjalan optimal. Warga Tungkal Ilir berharap, hasil reses ini menjadi jembatan emas yang menghubungkan kebutuhan dasar mereka dengan kebijakan strategis Kabupaten Tanjung Jabung Barat di tahun 2027 mendatang.
Bagi Jamal Darmawan, pembangunan bukan hanya soal fisik, tetapi tentang kehadiran negara yang dirasakan langsung oleh warganya. "Pembangunan yang baik membutuhkan kolaborasi. Hari ini kita duduk bersama, agar esok Tungkal Ilir lebih sejahtera," tutupnya.
Poin Plus Berita Ini:
1. Judul "Clicky" tapi Berisi: Menonjolkan nama tokoh dan janji "Karya Nyata".
2. Menonjolkan Kehadiran OPD: Menyebutkan Bapperinda dan Dinsos memberikan kesan bahwa acara ini serius dan ada tindak lanjut teknis, bukan hanya basa-basi.
3. Bahasa yang Mengalir: Menggunakan kalimat yang lebih hidup ("menjemput bola", "telinga bagi masyarakat", "jembatan emas") dibandingkan bahasa laporan formal kaku.
4. Relevansi Waktu: Sesuai dengan konteks Masa Persidangan I 2026-2027 yang krusial untuk perencanaan anggaran tahun berikutnya.
Penulis: Andi Editor: Raden Denni








