Selasa, 30 Juni 2026

Anwar Sadat Tekankan Pentingnya SPIP untuk Wujudkan Pemerintahan Akuntabel

Senin, 29 Juni 2026 - 18:46:59

 

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian Mandiri Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi, yang diselenggarakan di Aula Pola Utama Kantor Bupati, Senin (29/06).
 
Kegiatan yang dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ini dihadiri oleh Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jambi beserta tim fasilitator, Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati, para Asisten Setda, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah, serta tamu undangan lainnya.
 
Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa pelaksanaan Bimtek ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), bersih, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, SPIP bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, melainkan menjadi instrumen penting dalam meminimalkan risiko penyimpangan anggaran serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
 
"Penilaian mandiri ini menjadi cermin bagi kita semua untuk melihat sejauh mana sistem pengendalian intern telah berjalan. Saya meminta seluruh kepala OPD mengikuti bimtek ini dengan sungguh-sungguh agar sistem pengawasan di Tanjung Jabung Barat semakin terintegrasi, transparan, dan akuntabel, sehingga program-program yang menjadi visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati dapat diimplementasikan secara optimal," ujar Bupati.
 
Sementara itu, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jambi, Zulherizal, AK., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat atas komitmennya dalam memperkuat sistem pengawasan internal. Ia juga memperkenalkan diri sebagai Kepala Perwakilan BPKP yang baru dilantik pada 23 Juni 2026 dan menyebut Kabupaten Tanjung Jabung Barat sebagai daerah pertama yang dikunjunginya setelah menjabat.
 
Menurutnya, implementasi SPIP Terintegrasi membutuhkan komitmen yang kuat dari seluruh jajaran pemerintah daerah, mulai dari pimpinan hingga pelaksana, dan bukan hanya menjadi tanggung jawab Inspektorat.
 
"SPIP Terintegrasi bukan lagi sekadar penilaian di atas kertas, tetapi bagaimana manajemen risiko dan upaya pencegahan benar-benar diterapkan dalam pelaksanaan program kerja sehari-hari. Kami dari BPKP siap memberikan pendampingan dan asistensi agar tata kelola keuangan dan pembangunan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat semakin baik dan mencapai hasil yang diharapkan," tegasnya.
 
Melalui pelaksanaan Bimtek ini, jajaran Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat diharapkan semakin mampu melakukan identifikasi, pemetaan, pengukuran, dan evaluasi risiko secara tepat sasaran, sehingga kualitas transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas penyelenggaraan pemerintahan dapat terus ditingkatkan.
Penulis: Andi
Editor: Raden Denni