JAMBI – Momentum peringatan Hari Jadi ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan 625 Tahun Tanah Pilih Pusako Betuah tidak hanya dirayakan dengan seremonial, tetapi juga ditandai dengan langkah konkret penguatan kerja sama antardaerah. Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., hadir langsung dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Jambi pada Selasa (02/06/2026) untuk menandatangani Kesepakatan Bersama (MoU) strategis dengan Wali Kota Jambi.
Acara yang berlangsung khidmat di Ruang Paripurna DPRD Kota Jambi ini dipimpin Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, dan dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Wamenko Pangan Hanif Faisol Nurofiq, serta Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto. Kehadiran Gubernur Jambi, Danrem 042/Gapu, Wakapolda Jambi, serta seluruh Bupati/Wali Kota se-Provinsi Jambi turut meramaikan agenda bergengsi ini.
Tanjab Barat sebagai "Hinterland" Ekonomi Jambi
Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian Kota Jambi. Ia menekankan bahwa hubungan antara Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) dan Kota Jambi bukan sekadar tetangga, melainkan kemitraan simbiosis mutualisme.
“Kota Jambi adalah pusat perekonomian dan jasa di Provinsi Jambi. Sementara Tanjab Barat, dengan potensi pertanian, perkebunan, dan maritimnya, berperan sebagai daerah penyangga (hinterland) yang vital. Tanpa sinergi yang kuat, roda perekonomian provinsi tidak akan berputar optimal,” ujar Bupati Anwar Sadat.
Ia menambahkan bahwa MoU ini adalah jembatan untuk memastikan produk unggulan Tanjab Barat dapat terserap dengan baik di pasar Kota Jambi, sekaligus memudahkan akses layanan kesehatan, pendidikan, dan teknologi bagi masyarakat Tanjab Barat.
9 Sektor Strategis Jadi Fokus Kerja Sama
Kesepakatan bersama yang ditandatangani mencakup sembilan bidang prioritas yang menyentuh hajat hidup orang banyak:
1. Perdagangan
2. Perindustrian
3. Koperasi dan UMKM
4. Kesehatan
5. Pengawasan (Termasuk Kemetrologian)
6. Pertanian dan Ketahanan Pangan
7. Promosi Daerah
8. Pariwisata dan Kebudayaan
9. Replikasi Inovasi Daerah
Bupati menginstruksikan seluruh Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tanjab Barat untuk segera menindaklanjuti MoU ini menjadi perjanjian kerja sama teknis yang lebih rinci. “Jangan biarkan MoU hanya jadi dokumen pajangan. Saya ingin melihat implementasi nyata, seperti kemudahan distribusi hasil tani kita ke pasar-pasar di Jambi, atau kolaborasi promosi wisata lintas daerah,” tegasnya.
Tindak Lanjut Cepat: Fokus pada UMKM & Kemetrologian
Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hermansyah, S.STP., M.H., yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD), menyatakan kesiapan penuh untuk mengeksekusi kesepakatan tersebut.
“Kami akan segera mengoordinasikan pertemuan teknis antar-OPD. Salah satu prioritas awal adalah penyusunan perjanjian kerja sama spesifik antara Dinas Koperindag Tanjab Barat dengan Pemkot Jambi, khususnya dalam bidang kemetrologian untuk melindungi konsumen dan pelaku UMKM dari kecurangan timbangan, serta standarisasi produk lokal,” jelas Sekda Hermansyah.
Dengan ditandatanganinya MoU ini, diharapkan tercipta ekosistem pembangunan yang terintegrasi antara kota dan kabupaten, mempercepat pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah secara berkelanjutan.
Penulis: Andi Editor: Raden Denni








